Hanya Sepekan, Anggota DPRD Sulsel Habiskan Rp 8,8 Miliar

KOPEL ONLINE – Makassar, Sebanyak 85 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan mulai melakukan agenda reses di daerah pemilihannya masing-masing.

Ini merupakan agenda pertama tahun ini bagi 85 anggota dewan melaksanakan kegiatan di luar gedung DPRD pasca pelantikan 24 September 2019 lalu.

Menurut Plt Sekretaris DPRD Sulsel Jabir, masa reses anggota dewan selama sepekan, dimulai hari ini sampai 11 Februari 2020 mendatang.

“Sudah mulai resenya dan berlangsung sampai tanggal 11,” kata Jabir kepada Tribun, Selasa (4/2/2020).

Jabir mengatakan masa reses wajib dilaksanakan setiap pimpinan dan anggota dewan karena telah diatur dalam tata tertib DPRD.

Menurut Jabir agenda reses dilakukan bagi anggota dewan mengunjungi atau menggelar pertemuan di 3 sampai 4 lokasi.

Di sana, para wakil rakyat ini akan menyerap aspirasi ditengah masyarakat di daerah pemilihannya masing masing.

Jabir mengatakan, setia anggota dewan yang menggelar reses dibekali anggaran reses sekitar Rp 26 juta pertitik.

Jadi jika dikalkulasikan perhitungan di 4 titik, total anggaran reses setiap anggota dewan Rp 104 juta atau menghabiskan sekitar Rp 8,840 M untuk seluruh anggota dewan.

“Anggarannya hanya 26 juta pertitik,” kata Jabir.

Jabir menambahkan, anggaran Rp 26 juta itu diperuntukan untuk biaya transpor anggota dewan saat melaksanakan reses.

Termasuk biaya tenda, makan dan minum serta biaya lainnya. Karena peserta reses yang hadir miniman 167 orang. (*)

Sumber : makassar.tribunnews.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Habiskan Rp 8 Miliar dalam Sepekan, Kopel Protes DPRD Sulsel

Tue Feb 4 , 2020
KOPEL ONLINE – Makassar, Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulawesi menanggapi kegiatan reses 85 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang menggunakan dana sekitra Rp 8 miliar. “Secara konstitusional reses itu mewajibkan anggota dewan untuk dilakukan sebagai masa turun ke konstituen untuk menyerap aspirasi masyarakat. Hanya saja selama ini, reses tidak […]