Pembentukan Tenaga Ahli Dinilai Pemborosan Anggaran, Pengamat Sebut DPRD Sulsel Lemah!

KOPEL ONLINE – Makassar, Pengamat Pemerintahan, Bastian Lubis menanggapi terbentuknya tenaga ahli Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulsel tahun 2020.

Menurut Bastian yang juga Rektor Universitas Patria Artha, dengan hadirnya tim ini, tentu menjadi pertanyaan kepada publik, bahwa Gubernur Sulsel tidak secara total mewujudkan program Presiden Joko Widodo mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Alasan Bastian mengatakan hal tersebut, karena secara struktural, pemerintah provinsi juga memiliki Tenaga Ahli Gubernur Sulsel, dan itu jelas diatur dalam peraturan pemerintah.

Ia pun melanjutkan, jika tenaga ahli ini tentunya tidak gratis. Setiap kegiatan mereka akan dibiayai oleh uang negara m

Sementara disisi lain, pemerintah sudah jelas memetakan bahwa anggaran atau dana pemerintah itu dicairkan berbasis kinerja.

“Ini pemborosan anggaran, seharusnya dia libatkan tenaga ahli yang ada. Jadi untuk apa ada tenaga ahli yang memang berlatar belakang sebagai ASN Pemprov Sulsel,” kata Bastian, Kamis (6/2/2020).

Dengan banyaknya tim ‘dadakan’ yang dibentuk Gubernur Sulsel, menurut dia juga karena lalainya para anggota DPRD Sulsel.

Fungsi pengawasan DPRD Sulsel lanjut dia terlihat sangat lemah.

“DPRD Sangat lemah disini. Coba kita lihat apa latar belakang itu tenaga ahli, sesuai gak dengan keahlian mereka,” katanya.

Selain itu, ia pun meminta kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk tidak menyia-nyiakan uang negara hanya untuk kepentingan golongan.

Pasalnya, setiap anggaran negara yang keluar itu harus dipertanggung jawabkan oleh Gubernur Sulsel sendiri.

Sekedar diketahui, tenaga ahli TGUPP tahun 2020 ini berjumlah 25 orang.

Mereka terdiri dari akademisi yang berada dari berbagai kampus di Makassar. Tenaga ahli ini akan bekerja bersama TGUPP. (*)

Sumber : Tribun Timur.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kasus Ketua DPRD Tulungagung, KPK Panggil Anggota DPR Fraksi PAN

Thu Feb 6 , 2020
KOPEL ONLINE – Jakarta, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional Ahmad Riski Sadig, Kamis (6/2/2020) hari ini. Riski akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2017-2018. “Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk […]