Irianto, SH Anggota DPRD Bergaya Ceplas-Ceplos

KOPEL ONLINE, Banyuwangi – Irianto, SH mempunya karir politik yang cemerlang di Parpol PDI Perjuangan. Sudah dua periode, ia dipilih rakyat untuk dipercaya duduk dikursi ‘panas’ DPRD Banyuwangi. Ternyata, kunci suksesnya, adalah kebiasaan ceplas-ceplos dan selalu memberi jawaban solusi, jadi kesenangan rakyat di Dapil Banyuwangi III.

“Sekali bisa-bisa dan tidak ya.. tidak Paling penting, Komunikasi. Sekali lagi, Kon (kamu) Muni (bunyi) Kasi(h). Biarkan saya (anggota DPRD) yang berjuang meng-goal-kan,” kata Irianto dalam Reses DPRD Banyuwangi di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, pekan kemarin, Jum’at (7/2/2020) malam, saat menjlentrehkan bahasa Komunikasi dalam bahasa Jawa.

Ratusan warga Rejoagung tersenyum renyah, terlihat senang juga memberi tepuktangan meriah kepada pada politisi PDI Perjuangan yang sudah dua kali melenggang di gedung DPRD Banyuwangi. Periode pertama, Tahun 2014-2019 dan kedua, Tahun 2019-2024, mendatang.

Irianto, sangat bangga dengan kiprah Pemuda Rejoagung Jaya (PRJ). Punya semangat membangun desanya. Ide-ide cemerlang bermunculan. Membangun pasar rakyat untuk mendongkrak sektor ekonomi, membangun minat baca buku pada anak-anak hingga orang tua dengan usulan mengadakan perpustakaan keliling.

Banyak usulan masyarakat, yang akan bisa diwujudkan. Serap aspirasi terus berjalan, tugas saya, aggota DPRD untuk bisa mewujudkan lewat usulan ke pemerintah,” kata Irianto kepada Kabar Rakyat.

Antusias masyarakat jelang Reses Anggota DPRD sangat luar biasa. Usulan masih ditampung dan baru bisa terwujud nanti di Tahun 2021 atau perubahan anggaran khusus (PAK). Karena akan dilihat prioritasnya.

Reporter: Choiri

Editor: Richard

Sumber : Kabarrakyat.id

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ketua Komisi D DPRD DKI Tak Setuju Formula E 2020 di Monas

Mon Feb 10 , 2020
KOPEL ONINE– Jakarta, Ketua Komisi D DPRD DKI, Ida Mahmudah, tak setuju dengan keputusan yang dikeluarkan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yaitu mengizinkan gelaran Formula E 2020 di kawasan Monumen Nasional (Monas). Dia berharap Pemprov DKI mempertimbangkan ulang. “Iya harusnya tidak boleh. Saya berpikir untuk Pemda DKI pertimbangkan ulang deh, kalau memang Formula E itu […]