Bimtek DPRD Kabupaten Bengkayang Merugikan Daerah Rp215 Juta, Kok Bisa?

KOPEL ONLINE – Bengkayang, Kabupaten Bengkayang memiliki 30 orang Anggota DPRD yang terdiri dari satu orang Ketua, dua orang Wakil Ketua dan 27 Anggota. Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 133 Tahun 2017 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, Pendalaman Tugas dapat dilakukan paling banyak enam kali kegiatan dalam satu tahun anggaran dan dapat dilaksanakan di luar daerah provinsi paling banyak 50% dari jumlah kegiatan dalam satu tahun anggaran. Namun kegiatan pendalaman tugas (Bimtek) anggota DPRD senilai Rp215.028.766,00, tidak sesuai ketentuan.

Berdasarkan data yang dihimpun Klikanggaran.com, atas dokumen pertanggungjawaban sampai dengan tanggal 30 September 2018 diketahui bahwa telah dilaksanakan 10 kegiatan Bimtek/Workshop/Sosialisasi yang diikuti oleh seluruh orang Anggota DPRD dengan biaya sebesar Rp1.046.481.132,00. Kegiatan tersebut seluruhnya dilakukan di luar wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Lebih lanjut, atas kegiatan Bimtek/Workshop/Sosialisasi yang telah dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang tersebut, diketahui bahwa seluruh Anggota DPRD telah melaksanakan kegiatan Bimtek/Workshop/Sosialisasi melebihi ketentuan yaitu paling banyak 50% dari jumlah kegiatan dalam satu tahun anggaran atau maksimal 3 kali dilaksanakan di luar daerah provinsi sebesar Rp215.028.766,00. Hal tersebut juga menunjukkan terdapat satu orang Anggota DPRD yang telah melaksanakan kegiatan Bimtek/Workshop/Sosialisasi di luar wilayah provinsi Kalimantan Barat sebanyak tujuh kali.

Hal tersebut mengakibatkan Belanja Kursus, Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PNS pada Sekretariat DPRD sebesar Rp215.028.766,00 memboroskan keuangan daerah. Maka dari itu, Bupati wajib memberikan sanksi sesuai ketentuan kepada Sekretaris DPRD yang tidak cermat dalam melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

2 Anggota DPRD Bali Dipecat PDIP Kadek Diana-Luh Kadek Dwi Yustiawati Diduga Selingkuh

Mon Mar 16 , 2020
KOPEL ONLINE – Bali, DPD PDIP Bali pecat dua kadernya yang duduk di Fraksi PDIP DPRD Bali 2019-2024, I Kadek Diana, 50 (Dapil Gianyar) dan Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, 28 (Dapil Klungkung). Keduanya diberangus karena diduga menjalin perselingkuhan, yang berakhir dengan penggerebekan di salah satu kamar hotel kawasan Jalan […]