DPRD Bone Soroti Pengadaan Mobdin Pemkab Seharga Rp5,2 Miliar

KOPEL ONLINE – Bone, Pengadaan 16 unit mobil dinas (mobdin) di tahun 2020 ini dalam lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bone dengan nilai sekitar Rp 5,2 Miliar mendapat sorotan dari Legislator Kabupaten Bone.

Meski randis tersebut peruntukannya sangat jelas yakni untuk menunjang kinerja tetapi tetap menuai sorotan dari Legislator Kabupaten Bone, khususnya dari Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bone karena nilainya yang dianggap sangat tinggi.

Ketua Komisi III DPRD Bone, H Andi Suaedi mengatakan, tim anggaran daerah harus bijak dalam pemanfaatan uang rakyat dan rakyat harus merasakan manfaatnya.

“Pemanfaatan uang rakyat tidak hanya sekadar digunakan, lantas rakyat tidak merasakan manfaat. Khan kasihan,” sindir H Andi Suaedi, Minggu (15/03).

Pengadaan mobil baru, kata H Andi Suaedi, boleh saja, namun harus memperhatikan kondisi masyarakat. Apakahkebutuhan dasarnya sudah terpenuhi atau belum. Misalnya, jalan dan jembatan.

“Masih banyak yang perlu lebih diperhatikan. Khususnya pembangunan jembatan, pengaspalan, demikian pula pendidikan dan kesehatan di Bone. Harusnya hal-hal seperti ini yang perlu diperhatikan,” jelas H Andi Suaedi.

Terpisah, Kabag Umum Setdakab Bone, Hamzah Sunusi menjelaskan, 16 mobil baru tersebut diperuntukkan bagi Wakil Bupati Bone, tiga (3) untuk asisten, dan dua belas (12) buat para Kabag.

“16 unit mobil tersebut, total anggarannya sekitar Rp5,2 miliar,” jelas Hamzah.

Diketahui, mobil dinas untuk Wakil Bupati Bone berupa Pajero Sport, asisten berupa Toyota Innova, dan bagi para Kabag berupa Toyota Rush. (Enal)

Sumber : Rakyat sulsel.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Terancam Dicopot Dua Anggota DPRD Bali dari PDI P Diduga Selingkuh

Mon Mar 16 , 2020
KOPEL ONLINE – Denpasar, Diduga terlibat hubungan terlarang “perselingkuhan” dua orang anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI P terancam dicopot dari jabatannya. Kedua kader yang diduga berselingkuh itu berinisial IKD (laki-laki) dan KDY (perempuan) yang merupakan Anggota DPRD Bali Periode 2019-2024 dari PDI Perjuangan, padahal keduanya diketahui telah memiliki […]