Ada 50,4% Anggota DPR Absen di Sidang Perdana, Anak Baru atau Lama?

KOPEL ONLINE – Jakarta, Pada Selasa malam, anggota dewan periode 2019-2024 menggelar rapat paripurna perdana. Berdasarkan catatan Kesetjenan DPR, hanya 285 dari 575 anggota DPR yang menandatangani daftar kehadiran rapat.

Artinya, 290 anggota DPR absen. Jika dihitung, maka 50,43 persen anggota dewan bolos di rapat paripurna perdana yang mengagendakan pengesahan Ketua DPR Puan Maharani itu. Sementara itu, hanya 49,57 persen yang hadir dalam rapat.

“Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR, yang hadir hari ini ditandatangani 285 dari 575 anggota DPR yang dihadiri seluruh fraksi di DPR,” kata pimpinan sementara DPR, Abdul Wahab Dalimunthe, membuka rapat paripurna yang digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).

Catatan kehadiran tiap fraksi adalah, PDIP hadir 94 dari 128 anggota, Golkar hadir 31 dari 85 anggota, Gerindra hadir 46 dari 78 anggota, NasDem hadir 27 dari 59 anggota. Selanjutnya, PKB hadir 15 dari 58 anggota, Demokrat hadir 4 dari 54 anggota, PKS hadir 25 dari 50 anggota, PAN hadir 7 dari 44 anggota, dan PPP hadir 16 dari 19 anggota.

Catatan di atas terbilang memprihatinkan. Sebab jumlah 285 anggota DPR yang hadir itu tak memenuhi kuorum kehadiran anggota DPR, meski kuorum fraksi terpenuhi. Apakah artinya kebiasaan membolos anggota DPR belum sembuh?

Dirangkum detikcom, Rabu (2/10/2019), berdasarkan keterangan infografis KPU, anggota DPR 2019-2024 yang berjumlah 575 orang itu terdiri atas 289 petahana dan 286 wakil rakyat baru. Maka, komposisi petahana adalah 50,26 persen dan nonpetahana 49,74 persen. Jadi siapa yang membolos di hari pertama kerja kemarin, anak lama atau anak baru?

Usai pelantikan, Ketua DPR baru Puan Maharani berbicara soal komitmen anggota dewan. Ia meminta agar para pimpinan fraksi dapat mendorong anggota menghadiri rapat paripurna.

“Tata cara aturan memang kuorumnya 231 dan memang rapat paripurna sudah memenuhi kuorum. Namun ke depan kami mengharapkan komitmen pimpinan fraksi supaya bisa mengimbau anggotanya di acara-acara yang perlu kehadiran anggota untuk bisa datang ke acara tersebut,” kata Puan.

Puan mengatakan dirinya bersama pimpinan DPR lain juga akan mencari formula agar para anggota dewan memiliki komitmen untuk hadir dalam rapat. Mengingat, para anggota dewan juga memiliki tugas dan kewajiban turun ke dapilnya.

“Kami akan mencari satu formula bagaimana kemudian anggota DPR ini lebih mempunyai komitmen untuk hadir dalam rapat-rapat. Namun, yang perlu diketahui juga bahwa sebagai wakil rakyat di daerah konsituennya masing-masing anggota DPR itu mempunyai kewajiban untuk turun ke dapilnya,” ujarnya.

Sumber : Detik.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bolos Berjemaah, Kelakuan Minus Pertama Anggota DPR yang Baru

Wed Oct 2 , 2019
KOPEL ONLINE – Jakarta, Pelantikan anggota DPR periode 2019-2024 telah dilakukan pada Selasa (1/10). Anggota DPR yang dilantik sekitar 575 orang. Namun sayang pelantikan itu harus tercoreng oleh sejumlah anggota baru. Mereka menunjukkan kelakuan minus di hari pertama menjadi anggota DPR. Apa kelakuan para anggota DPR yang baru dilantik itu? Berikut ulasannya: Bolos […]