KOPEL Sinjai Anggap Pemda Tidak Transparan Publikasi APBD

KOPEL ONLINE – Sinjai, Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sinjai menganggap Pemda tidak transparan dalam tata kelola keuangan daerah. Sejak masa pemerintahan sekarang, sudah dua kali mengajukan permohonan APBD namun belum ada respon baik dari Pemda.

Adapun respon dari kepala badan BPKAD yaitu dia harus minta izin dulu ke atasaN yakni pak sekda. Dari pernyataan kepala badan BPKAD setelah komunikasi dengan sekda “mengatakan bahwa perbup APBD 2019 adalah dokumen pelaksanaan OPD (organisasi perangkat daerah), maka dari itu tidak boleh dipublikasikan ke pada masyarakat, akan tetapi akan dikasikan kalau misalkan badan hukum yang meminta.

Menurut Zulkarnain pemerintah sekarang telah mengalami kemunduran dalam hal transparansi publik. Rendahnya respon OPD memberikan informasi kepada pemohon menunjukkan, rendahnya tingkat kepatuhan badan publik terhadap UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Lanjut Zulkarnain, dalam UU KIP bahwa setiap badan publik wajib menyediakan dan mengumunkan informasi baik secara berkala, serta merta dan disediakan setiap saat. Dokumen PERBUP APBD 2019, menurut dia, bukan dokumen yang dirahasiakan karena dokumen tersebut merupakan dokumen publik.

Zulkarnain khawatir, rendahnya komitemn OPD terhadap prinsip – prinsip keterbukaan dalam tata kelola pemerintahan berpotensi menyuburkan praktek-praktek korupsi. Selain itu, menurut dia, OPD yang tidak transparan ke publik tidak memiliki komitmen kuat mempercepat pencapaian visi dan misi Pemerintahan Andi Seto – Andi Kartini di mana dalam salah satu misinya menciptakan pemerintahan yang profesional dan terbuka, tegas “Zulkarnain koordinator pemantaun Kopel Sinjai”.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

BEM FISIP UNISMUH Tuan Rumah Seminar Gerakan Melawan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Fri Oct 11 , 2019
KOPEL ONLINE – Makassar, Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh BEM PTM Se-Indonesia Zona 7 yang bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM Fisip) Universitas Muhammadiyah Makassar Berlokasi dikampus Unismuh Makassar (11/10/2019) seminar nasional yang diselenggarakan oleh BEM PTM Se-Indonesia Zona 7 yang bekerja sama […]