Wajah Anggota DPR Baru yang Warnai Senayan

KOPEL ONLINE – Jakarta, Sejumlah nama baru mewarnai parlemen periode 2019-2024. Wajah baru ini mulai dari artis, mantan pejabat, hingga milenial berduyun-duyun melenggang ke senayan.

Puteri Komarudin, milenial berusia 23 tahun ini tersenyum lebar menyambut sejumlah wartawan yang sengaja datang ke ruangan sementaranya di lantai 11 untuk wawancara. Meskipun ini adalah periode pertamanya menjadi anggota parlemen, perempuan lulusan Melbourne University ini memiliki cukup  pengalaman organisasi.

“Aku tuh dari dulu udah ikut SOKSI. 2015 waktu ikut SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri) aku jadi wasekjen bidang perbankan, terus aku masuk OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Terus masuk AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia). Nah di AMPI aku aktif, terus setelah resign, kan di OJK nggak boleh ikut parpol, aku resign dari OJK, masuk DPP terus udah gitu nyaleg,” kata Puteri mengisahkan.

Kendati keluar dari OJK, ia tidak merasa galau. Menurutnya tiap pekerjaan pasti ada resiko yang ditanggung. 

Akan tetapi, ia merasa telah akrab dengan dunia politik sejak kecil. Bagaimana tidak, sang ayah, Ade Komarudin telah menjadi anggota DPR lebih dulu saat dirinya baru berusia 4 tahun.

“Dari dulu aku selalu dibawa sama ayah aku ke dapil, terus ke kantor, terus ke acara Golkar. Jadi aku sedikit tahu juga,”

Politikus Partai Golkar itu bercita-cita bisa masuk ke komisi keuangan. Sesuai dengan riwayat pendidikan S-1 dan S-2 yang pernah ia tempuh.

Pimpinan Sementara MPR, Hillary Brigitta Lasut. (MPR)

Puteri tidak sendiri. Kalangan milenial lain yang juga melenggang ke Senayan adalah Hillary Brigitta Lasut. Sama seperti Putri, Hilarry berasal dari keluarga dari kalangan pejabat.

Sang ayah merupakan Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024. Sedangkan ibunya pernah menajdi bupati Minahasa Tenggara periode 2008-2013.

Hillary menjadi anggota DPR termuda. Dirinya berhasil menjadi anggota parlemen di usia 23 tahun.

Hillary sangat berharap bisa duduk di komisi hukum. Sebab, ia merupakan lulusan S-1 Fakultas Hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH).

Saat ini, ia juga tengah melanjutkan studi S-2 dan S-3 nya di Washington University, Amerika Serikat dengan mengambil studi hukum. “Hampir pasti aku di Komisi III sih, soalnya latar belakang keilmuan,” ujar politikus Partai Nasdem tersebut.

Anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 Rano Karno. (Republika)

Dari kalangan artis yang juga mantan pejabat, Rano Karno salah satunya. Pria yang akrab disapa ‘Bang Doel’ tersebut merupakan mantan gubernur Provinsi Banten. 

Politikus PDI Perjuangan tersebut menggantikan posisi Ratu Atut Chosiyah yang tersandung kasus hukum. Kini dirinya berharap duduk di komisi kebudayaan dan pendidikan

“Saya berharap di (komisi) X karena core-nya di situ. Kebudayaan, pendidikan, olahraga. Tapi kalau ditempatkan di tempat lain, ya, siap,” kata pelantun ‘bukalah kacamatamu’ itu.

Selain Rano Karno, kalangan artis yang juga baru menyemarakan Senayan adalah Farhan. Farhan merupakan MC dan penyiar radio swasta kondang. Pengalaman Farhan di dunia siaran tidak diragukan, dirinya telah mengudara sejak tahun 90-an.

Setelah itu dirinya menjajal ke dunia hiburan. Farhan menjadi Wakil Direktur PT Persib Bandung Bermartabat. Kendati demikian ia justru ingin mencoba duduk di komisi selain komisi X. 

“Saya sih komisi berapa aja ayo, tapi kalau emang bisa di 1, 8, 9 kayaknya seru,” ungkapnya.

Meskipun nantinya tidak berada di komisi olahraga, ia akan tetap menyibukan diri di dunia olahraga dan hiburan. “Jadi mau di komisi berapa pun saya pasti akan sibuk ngurusin kebudayaan, sama olahraga di dapil saya minimal,” tutur politikus Nasdem itu.

Sumber : Republika.co.id

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Lima Pimpinan DPRD Jabar Ditetapkan

Fri Oct 4 , 2019
KOPEL ONLINE – Bandung Wetan, Lima pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 resmi ditetapkan dengan mengucapkan sumpah dan janjinya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (3/10), yang dipandu Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Arwan Byrin. Kelima orang pimpinan DPRD Jabar itu ialah Brigjen TNI […]