Tidak Memenuhi Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Jeneponto Ditunda

KOPEL ONLINE – Jeneponto, Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto menggelar rapat paripurna dengan agenda pengusulan dan pengangkatan ketua DPRD Jeneponto masa jabatan 2019-2020.

Paripurna DPRD Jeneponto itu berlangsung di ruang rapat paripurna kantor DPRD Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Jeneponto, Jumat, 6 Maret 2020.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Jeneponto, Hj Salmawati dibuka tepat pukul 14.00 Wita dan rapat di scorsing 2 x30 menit karena tidak kuorum.

Dalam pengambilan keputusan untuk menscorsing rapat, kepemimpinan ketua DPRD Jeneponto, Hj Salmawati yang memimpin rapat menuai kekecewaan bagisejumlah anggota DPRD Jeneponto.

“Saya sangat kecewa dengan pimpinan rapat tadi, dia langsung menscorsing rapat tanpa memberikan waktu kepada anggota DPRD untuk menyampaikan pendapatnya,” kata anggota DPRD Jeneponto dari partai PKS, Zainuddin Bata.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Jeneponto, Irmawati, menyayangkan anggota DPRD Jeneponto yang tidak mengindahkan undangan.

“Sebagian teman-teman anggota DPRD Jeneponto tidak memahami fungsi dan tugasnya sebagai anggota DPRD, kenapa, karena salah satu fungsi anggota DPRD adalah rapat, jadi itu yang tidak dipahami oleh teman-teman anggota DPRD yang tidak hadir tanpa ada penyampaian,” kata Irmawawati.

Menurutnya, ada beberapa anggota DPRD yang tidak hadir menyampaikan alasan ketidakhadirannya.

“Yang ada penyampaiannya adalah Mega Yanu Arimbi dan Amin Tantu, ada yang mengikuti kegiatan partainya,” ujarnya.

Yang sangat disayangkan beberapa anggota DPRD Jeneponto yang hadir dalam rapat paripurna tersebut adalah anggota badan musyawarah (Bamus) dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Jeneponto yang tidak menghadiri rapat paripurna tersebut.

“Rapat paripurna ini dijadwalkan oleh Badan Musyawarah DPRD Jeneponto, namun, dari 21 anggota Bamus hanya 10 orang yang hadir dan anggota Badan Kehormatan hanya 1 orang yang hadir, ketua dan 3 anggota BK tidak hadir,”jelas Irmawati.

Dari pantauan, terkini.id, rapat paripurna DPRD Jeneponto dengan agenda pengusulan pergantian dan pengangkatan Ketua DPRD Jeneponto hanya dihadiri 22 anggota DPRD, 18 orang tidak hadir.

Dalam rapat paripurna itu, tak satu orang pun fraksi PAN terlihat hadir, dimana anggota DPRD dari Fraksi PAN sebanyak 4 orang.

Sedangkan fraksi Golkar hanya 2 orang yang hadir yakni, Irmawati dan Khaidir Adi Saputra Saipul.

Rapat paripurna DPRD Jeneponto pengusulan pergantian dan pengangkatan ketua DPRD Jeneponto kembali di jadwalkan pada hari Rabu pekan depan.

Sumber : Makassar Terkini.id

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ketua DPRD Pinrang Bantah Tudingan Adanya Reses Fiktif

Sun Mar 8 , 2020
KOPEL ONLINE – PINRANG, Ketua DPRD Kabupaten Pinrang, H Muhtadin membantah adanya tudingan bahwa Anggota DPRD Pinrang melakukan Reses fiktif. Menurutnya, anggota DPRD telah melakukan reses tetapi ada beberapa yang tidak lengkap administrasinya. “Anggota DPRD yang dimaksud sudah dipanggil oleh unsur pimpinan dan mereka sudah melengkapi kekurangan administrasi tersebut,” jelas […]