Nakes di Lokasi Gempa Butuh Perhatian

KOPEL ONLINE,– SULBAR, Curhat petugas di lapangan saat bencana bukan sekedar untuk menghibur diri. Banyak yang harus mereka tangani, di samping keterpanggilan mereka untuk membantu korban juga karena tanggung jawab kemanusiaan. Bukan hanya itu, mereka juga punya keluarga sama dengan warga lainnya. Mereka juga adalah korban gempa.

Mereka curhat di tengah-tengah bincang mereka dengan rewlawan KOPEL Peduli di Puskesmas darurat Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene. Puskesmas yang dibangun dengan tenda BNPB untuk pelayanan kesehatan karena gedung Puskesmas setempat ambruk akibat gempa.

“Kami juga butuh perhatian, kami juga korban gempa, tapi maumi diapa… kami tinggalkan keluarga demi tugas”, ungkap Bidan Surti saat membincangkan data Bumil dan Busui di Desa Kabiraan dengan relawan KOPEL Peduli.

Meskipun sedikit bercanda, namun ini juga serius. Kebanyakan Nakes tidak punya waktu untuk keluarganya, setiap saat mereka di lokasi pengungsian.

Pemerintah Daerah juga perlu memperhatikan ini, minimal vitamin, suplemen agar mereka bisa menjalankan tugas dan amanahnya. Juga memberi rasa aman bagi petugas di lapangan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pusako,KOPEL dan ICW bahas "Nurdin Abdullah dan Pertanggungjawaban Pidana"

Thu Mar 4 , 2021
Rabu, 03 Maret 2021. Diskusi webinar dengan tema “Nurdin Abdullah dan Pertanggungjawaban Pidana” yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas dengan pembicara Kurnia Ramadhan (ICW), Edita Elda (PUSaKO) dan Anwar Razak (KOPEL). Kasus Nurdin Abdullah (NA) menambah catatan kelam kasus korupsi kepala daerah yang telah mencapai […]