DPRD DKI Sebut Pansus Wagub Akan Dibentuk Lagi Usai AKD Rampung

KOPEL ONLINE – Jakarta, Pansus pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta akan dibentuk ulang. Namun, mereka tak bekerja dari awal, karena pansus periode sebelumnya telah membuat rancangan tata tertib (tatib).

“(Draf tata tertib) akan disempurnakan angka akan mulai dari nol. Kemarin dua ayat yang krusial yang tidak ketemu sepakat, soal kuorum, dam rapimgab yang merumuskan seperti apa. Kemudian turun dari Kemendagri rekomendasi untuk kuorum 50+1, dan rapimgab bisa memutuskan secara musyawarah mufakat,” ucap Wakil Ketua DPRD DKI sementara, Syarif, saat dihubungi, Rabu (28/8/2019).

Syarif menyebut pansus Wagub DKI yang baru akan dibentuk setelah alat kelengkapan dewan (AKD) rampung. Dia mengatakan pansus dibentuk Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI.

“Saya sudah sampaikan di banyak kesempatan, empat pekan ini fokus menyelesaikan pimpinan definitif, tata tertib, kemudian selesaikan alat kelengkapan dewan. Setelah itu rampung, kan ada Bamus kan. Nan Bamus kan yang mengagendakan pemilihan wagub dan pembentukan pansus,” ucap Syarif.

Politikus Gerindra itu yakin pembentukan pansus tidak akan membuat lama poses pemilihan. Syarif yakin akan ada pemilihan wagub selesai sebelum pergantian tahun 2019.

“(Pemilihan wagub) tergantung pada pendapat fraksi ya. Kalau saya ingin Oktober, November sudah selesai. Paling telat November sudah selesai,” kata Syarif.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi menyebut akan ada pembentukan pansus baru untuk pemilihan Wagub. Suhaimi mengatakan pansus baru dibentuk karena adanya pergantian anggota Dewan periode 2019-2024.

“Otomatis kan, kemarin kan bubar dan hasilnya belum disahkan. Maka otomatis dibentuk pansus baru,” ujar Suhaimi di gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

Meski akan dibentuk pansus baru, menurutnya, materi pembahasan pemilihan Wagub DKI tidak berubah. Artinya, tatib yang sudah disepakati dalam forum pansus sebelumnya akan diteruskan di periode baru.

“Pekerjaannya bisa jadi yang sudah ada diteruskan, bisa jadi itu diganti lagi. Kita berharap yang sudah ada dilanjutkan agar tidak terlalu lama,” ujar Suhaimi. 
(aik/zak)

Sumber : news.detik.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pelantikan DPRD Soppeng Habiskan Rp30 Juta

Thu Aug 29 , 2019
KOPEL ONLINE – SOPPENG, Biaya pelantikan anggota DPRD Soppeng periode 2019-2024 lumayan besar. Pelantikan itu menyerap anggaran sebesar Rp30 juta. Pelantikannya diagendakan hari ini, Kamis, 29 Agustus 2019. PLT Sekwan Soppeng, Johansyah, mengatakan, anggaran Rp30 juta itu untuk berbagai kebutuhan. Meliputi biaya makan-minum 500 orang, pengamanan, dekorasi, dan biaya cetak […]