Bebani Keuangan, Anggaran Staf Khusus Gubernur Bakal Dihapus

KOPEL ONLINE – Makassar, Fungsi staf khusus juga jadi sorotan Banggar. Bahkan, anggarannya diusul dihapus.

Koordinator Pokja Pemerintahan, Imran Tenri Tata, mengatakan, fungsi staf khusus tidak ada aturannya. Kata dia, hanya ada staf ahli. Sehingga pihaknya menolak anggaran untuk staf khusus.

“Pokoknya saya akan ngotot ditiadakan. Selama ini, anggaran staf khusus menempel di Biro Umum,” ungkapnya, Selasa (3/9/2019).

Kata dia, bujet yang disiapkan di APBD untuk staf khusus tidak kecil. Anggarannya sangat membebani Biro Umum. Padahal, Biro Umum juga punya program lain yang lebih prioritas.

“Gajinya per orang Rp8,8 juta. Staf khusus ada 13 orang. Sebulan saja itu habis hampir Rp115 juta. Beda di Jakarta, staf khusus dan sebagainya itu pakai dana operasional Gubernur,” tuturnya. (fik)

Sumber : Tribun Timur.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Laporan Rekomendasi Hak Angket 'Mengendap' di Meja Pimpinan DPRD Sulsel

Tue Sep 3 , 2019
KOPEL ONLINE – Makassar, Pembahasan lanjutan rekomendasi hak angket Gubernur Sulsel mengendap di meja unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan. Kesimpulan dan rekomendasi yang diserahkan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket belum juga ditindaklanjuti. Menurut Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah pembahasan rekomendasi hak angket belum dilakukan karena unsur pimpinan belum lengkap. […]