Hasil analisis KOPEL sinjai terkait DPRD yang baru mau dilantik

KOPEL ONLINE – Sinjai, Hasil analisis Kopel Sinjai terhadap hasil pemilihan legislatif anggota dprd Sinjai periode 2019-2024 yang diumumkan oleh KPUD Sinjai pada tanggal 10 Agustus 2019 menunjukkan bahwa 63 % merupakan muka baru sementara 27 % sisanya adalah wajah lama.

63 % wajah baru yang terpilih merupakan orang baru nanti di DPRD . Mereka berlatar belakang pengusaha, aktivis organisasi dan tenaga honorer pada instansi pemerintah serta kerabat elit di tingkat lokal.

Beberapa Partai Politik yang menampilkan wajah baru di DPRD Sinjai diantaranya adalah PBB 1 orang ( Hasna/Dapil 2), Nasdem 3 orang ( Rustan/ Dapil 2, Andi Jusman/ Dapil 3, Darwis/ Dapil 4), Demokrat 1 orang ( Ambo Tuo/ Dapil 4), PAN 2 orang ( Kamrianto/Dapil 2 dan Nurbaerti/Dapil 3), PPP 1 orang ( Zulkifli/ Dapil 1)

Selain PBB, Nasdem, Demokrat, PAN dan PPP, Partai PKS, Golkar dan Gerindra masing-masing mendonasikan 3 muka baru sementara PKB 2 wajah baru.

Wajah baru dari PKS diantaranya A. Akmal ( Dapil 1), Muh. Dahlan ( Dapil 2) dan Darna ( Dapil 3). Sementara Golkar diantaranya M. Wahyu ( Dapil 1), A. Abrachman ( Dapil 2) dan Nur Alam ( Dapil 4). Gerindra diantaranya A. Lukman Arsal ( Dapil 1), Ardiansyah ( Dapil 2) dan Fahriandi Matoa ( Dapil 4). Partai PKB mereka adalah A.Olivia Batari Sugi ( Dapil 1) dan Zainal Abidin Hasnur (Dapil 4)

Adapun 10 caleg terpilih DPRD Sinjai periode 209-2024 peraih suara terbanyak adalah Ardiansyah/ Gerindra dengan 4.140, A.Abrachman/Golkar 2.451, A.Zainal Iskandar/PPP 2.131, Nurfa Damayanti/Gerindra 2.070, Nurbaya Toppo/PPP 2.012, Kamrianto/PAN 1.820, Muh. Dahlan/PKS 1.735, Nur Alam/Golkar 1.691, Zahra Usman/ Demokrat 1.619 dan Mappahakkang/PAN 1.545

Sementara keterwakilan perempuan pada periode 2019-2024 sebesar 26,6% ( 8 orang )dan laki-laki sebesar 73,4% (22 orang) persentasenya sama persis dengan anggota DPRD Perempuan periode 2014-2019.

Wajah baru DPRD Sinjai ini harus menjadi spirit baru bagi Kabupaten Sinjai dengan etos kerja dan semangat tinggi untuk membangun Sinjai

Kami tidak ingin mereka ada penyakit seperti malas ngantor, suka studi tour, mengkhianati janji-janji saat kampanye dan kerjanya main proyek.

Paling penting anggota dewan harus memilki mental dan kemauan yang kuat untuk membantu masyarakat jangan jadi anggota dewan yang hanya duduk diam, tunggu duit, serta tidur saat sidang untuk kepentingan rakyat

Para anggota DPRD juga harus mampu bersinergi dengan pemerintah. Dan tentu juga mereka bisa menjalankan fungsinya sebagai alat kontrol terhadap segala kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah kabupaten (Pemkab).

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

DPRD Sebut Stafsus Gubernur Sulsel Mulai Tak Digaji Pakai APBD Bulan Depan

Wed Sep 4 , 2019
KOPEL ONLINE – Makassar, Komisi A bidang pemerintahan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) meniadakan anggaran bagi staf khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. Keputusan ini akan diparipurnakan malam ini dan berlaku mulai bulan depan. “Sudah tidak ada lagi (gajinya). Pokja pemerintahan tidak menginginkan gaji Stafsus di Biro Umum,” kata Ketua Komisi […]