Kegiatan Volunteering Pendidikan PT Paragon Bersama KOPEL Indonesia dan YAPPIKA-ActionAid di Bogor

KOPEL ONLINE – Bogor, KOPEL Indonesia dan Yappika-ActionAid menggelar kegiatan Volunteering & Employing yang didukung oleh PT Paragon di SDN Leuwiranji 02 Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Sabtu (31/8). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Proses penyaluran bantuan Rehabilitas Ruang kelas SDN Leuwiranji 02 yang sumber anggarannya dari PT Paragon sejumlah Rp.250 Juta. PT Paragon yang difasilitasi oleh KOPEL telah memberikan bantuam dana rehab 3 ruang kelas dan toilet kepada SDN Leuwiranji 02. Kegiatan volunteering merupakan proses akhir dari rehab tersebut.

Bantuan anggaran ini tidak serta merta ke proses pembangunan saja, melainkan juga dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar sekolah, atau yang KOPEL dan YAPPIKA-ActionAid istilahkan sebagai proses advokasi atau pendampingan masyarakat sipil. Jadi tidak hanya bangunan fisiknya melainkan SDM juga ikut diberdayakan dalam proses bantuan tersebut.

Koordinator KOPEL Bogor, Muhadasin, menjelaskan rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menyemangati dan memberikan support kepada guru, murid serta orang tua murid di sekolah untuk tetap optimis di tengah keterbatasan infrastruktur yang ada.

“Kegiatan ini dikemas dalam berbagai acara seperti, Menyajikan game edukasi buat peserta didik, membuat kelas mackup untuk org tua murid sebagai bentuk supporting pemberdayaan perempuan dari PT Paragon, serta menyajikan kelas mural dinding sekolah sebagai edukasi bergambar buat anak-anak didik,” ucap Dasin.

Tema yang diangkat dari kegiata ini tentang “good leader good teacher” Sehingga keterlibatan masyarakat, komite, wali/orangtua murid, guru serta anak didik sangat diharapkan.

“Dengan demikian kekompakan dari seluruh elemen bisa semakin erat serta bersama-sama memiliki rasa tanggung jawab atas fasilitas yang ada,” lanjut Dasin.

Selain itu PT Paragon selaku Sponsor atau perusahaan yang memberikan bantuan anggaran rehab dan advokasi sangat ingin berbagi ilmu bersama siswa SDN Leuwiranji 02, agar pada kesempatan ini mereka juga ikut hadir memeriahkan acara sebagai tamu kehormatan buat SDN Leuwiranji 02.

Dalam acara ini juga diundang dari unsur pemerintahan selaku penanggung jawab penuh terhadap dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Bogor pada khususnya, seperti RT, Desa, Camat, Dinas Pendidikan, Bappedalitbang, Bupati serta ketua DPRD.

“Selaku penanggung jawab penuh seluruh elemen yang ada di unsur pemangku kebijakan, pemerintah diharapkan bisa semakin solid untuk menuntaskan permasalahan pendidikan yang ada di kabupaten Bogor yang sampai saat ini terbilang mengkhawatirkan dari segi infrastruktur,” pungkas Dasin.

Dari kurang lebih 6.000 ruang kelas rusak dan ada kurang lebih 1.000 yang mengalami rusak berat dibiarkan begitu saja, berapa kepala generasi penerus bangsa yang akan terancam tidak mampu mengeyam pendidikan yang layak serta aman dan nyaman dalam menimba ilmu. Secara psikologis itu akan mempengaruhi mental mereka dalam menuntut ilmu bahkan bisa jadi akan muncul rasa ketidakpuasan terhadap pemimpin mereka.

“Hal ini lah menjadi dasar utama sehingga kegiatan Volunteering dan Employing bisa terlaksana dan kita berharap tentunya kegiatan ini tdk sebatas hiburan belaka, namun bisa berimbas positif bagi semuanya terutama buat anak-anak didik sebagai generasi muda yang akan terus memperjuangkan cita-citanya sebagai generasi yang membanggakan bumi Pertiwi,” tutup Dasin.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tugas Pansus Angket Selesai, PDIP Sulsel Temui Nurdin Abdullah

Mon Sep 2 , 2019
KOPEL ONLINE – Makassar, Pengurus DPD PDIP Sulawesi Selatan menemui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, di rumah jabatannya, Senin (2/9/2019). Kedatangan pengurus PDIP Sulsel ini, dipimpin langsung Andi Ridwan Wittiri (Ketua PDIP Sulsel), Rudy P Goni (Sekretaris PDIP Sulsel) dan Alimuddin (Bendahara PDIP Sulsel). Kedatangan pengurus PDIP Sulsel ini, bertepatan dengan 11 […]