KOPEL dan Pemkot Kota Makassar Gelar Dialog Multi Pihak dengan mengambil isu Layanan Kependudukan dan pencatatan Sipil

KOPEL ONLINE – Makassar, Pemkot Kota Makassar bersama Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) dan YAPPIKA menggelar Dialog Multi Pihak pertama yang dilaksanakan di Kafe Iconik Jl. Amanagappa Kota Makassar (Jumat, 20/09/2019).

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperoleh pemahaman hingga solusi, antar penyelenggara pelayanan dan masyarakat dalam melahirkan kebijakan yang efektif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dengan tema mewujudkan layanan publik yang berkualitas “Isu Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil”.

Acara dialog dengan mengangkat isu tentang Kependudukan dan Pencatatan Sipil dibuka oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar, Ariati Puspasari yang mewakili Pj.Walikota Makassar.

Dalam sambutannya, menyampaikan apresiasinya kepada Kopel sebagai penyelenggara. Beliau menjelesakan bahwa pelayanan yang ada tidak terlepas dengan adanya keluhan – keluhan dari masyarakat namun kami akan selalu melakukan perbaikan dan membuat inovasi untuk perbaikan layanan masyarakat yang lebih baik.

Dalam kegiatan yang berlangsung harmonis ini, dihadiri dari unsur Pemerintah Kota, yakni kepala Disdukcapil, Humas Pemkot Makassar, BAPPEDA Kota Makasar, ormas, OKP, Media dan Mahasiswa

Diskusi yang berlangsung alot ini memunculkan berbagai isu-isu baru misalnya pelayanan di Disdukcapil mengurai berbagi keluhan public seperti proses pelayanan antrian yang lambat , Adanya calo’ dan banyaknya data penduduk yang sampai hari ini belum terakomodir dengan valid. Kemudian kurangnya SDM sehingga sistem dan proses pelayanan selalu teracuhkan dan terabaikan. Bagaimana masyarakat tidak mengeluh…???

Masyarakat berharap agar ada sosialisi, peningkatan SDM serta kerjasama ke RW dengan penanganan yang intensif dan mengedukasi masyarakat .

“Semoga kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif antar stakeholder untuk mendorong peningkatan layanan publik bagi masyarakat”. Harapnya.

Kegiatan diskusi ini ditutup dengan penandatangan berita acara beserta rekomendasi-rekomendasi yang akan diserahkan ke Walikota.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Miris Gejolak Aksi Aktivis Mahasiswa Dan NGO Tolak REVISI UU KPK

Fri Sep 20 , 2019
KOPEL ONLINE – Bulukumba, Gejolak seruan aksi dari kalangan aktivis mahasiswa dan NGO tanah air terkait dengan penolakan RUU sudah menjalar ke daerah terutama di Kabupaten Bulukumba, jumat 20/09/19. Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama dengan Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Bulukumba di kantor Polres […]