PPP Dirundung Masalah, Caleg Terpilih Tersangkut Narkoba dan Ijazah Palsu

KOPEL ONLINE – Makassar, Partai Persatuan Pembangunan Sulawesi Selatan (PPP Sulsel) dirundung masalah baru.

Kali ini, calon anggota legislatif (caleg) terpilih PPP Bantaeng disoal terkait dugaan penggunaan ijazah palsu.

Dia adalah Jumrah. Ia dilaporkan ke Polres Bantaeng oleh Lembaga Investigasi Nasional Independen (LINI) wilayah Indonesia Timur.

Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu, Jumrah terpilih melalui Daerah Pemilihan (Dapil) II Bantaeng, meliputi Kecamatan Bisappu, Sinoa, dan Uluere.

Jumrah melenggang ke Parlemen Bantaeng setelah memperoleh suara terbanyak di internal partainya, yakni 2.738 suara.

Total suara partai berlambang Kakbah di dapil ini sebanyak 7.791 suara. Dengan raihan itu, PPP berhasil mengontrol 2 kursi.

“Sudah kami laporkan ke Polres Bantaeng dan surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian laporan sudah kami terima,” kata Direktur Eksekutif LSM LINI Indonesia Timur Mustamin Ishak Raga kepada Tribun di Makassar, Senin (2/8/2019).

Terkait laporan LINI Indonesia Timur, Jumrah yang berusaha dikonfirmasi Tribun belum memberikan jawaban, pesan singkat via Whatsapp belum dibalasnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar terpilih dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rachmat Taqwa Quraisy (29) ditangkap Sat Narkoba Polrestabes Makassar.

Hingga kini, tersangka Rachmat masih ditahan di Mapolrestabes Makassar. Caleg peraih 4.432 suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Dapil II Makassar, meliputi Kepulauan Sangkarrang, Bontoala, Ujung Tanah, Tallo dan Wajo itu positif konsumsi narkotika jenis sabu.

Dari penangkapan, caleg partai berlambang Kakbah ini ditemukan dua saset klip bening diduga berisi narkotika jenis sabu, dan dua linting tembakau sintetis.

Sebuah alat isap sabu lengkap dengan pireks kaca, sebuah sendok sabu dari pipet warna putih, dua buah korek api gas, serta sebuah kompor sabu dari botol.(*)

Sumber : Tribun Timur.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Rapat Tatib DPRD Jeneponto Hujan Interupsi

Mon Sep 2 , 2019
KOPEL ONLINE – Jeneponto, Hari ketiga pasca pelantikan, DPRD Jeneponto menggelar rapat membahas tata tertib. Hujan interupsi mewarnai rapat sekitar satu jam. Kasubag Humas DPRD Jeneponto, Syamsul Idrus mengatakan, hari ini Senin (2/9/2019), agendanya memang pembahasan tata tertib. Rapat ini dihadiri 40 anggota DPRD Jeneponto periode 2019-2024. Rapat ini juga memutuskan […]