Tok! 8 Fraksi Terbentuk di DPRD Bulukumba, 2 Partai Gabung Fraksi PPP

KOPEL ONLINE – Bulukumba, Susunan DPRD Kabupaten Bulukumba resmi ditetapkan dalam sidang paripurna, Selasa (17/9/2019). Penetapan itu beradasarkan surat keputusan 01/KPTS/DPRD-BK/IX/2019, sesuai pengajuan partai politik.

Berdasarkan SK tersebut, terbentuk delapan fraksi. Dua fraksi merupakan fraksi gabungan dari beberapa partai yang perolehan kursinya tak cukup untuk membentuk fraksi.

Fraksi Demokrasi Indonesia yang merupakan gabungan dari PDIP (3 kursi) dan Partai Demokrat (2 kursi), diketua oleh Zulkifli Saiye. Serta Fraksi Bintang Keadilan, yang merupakan gabungan dari PKS (3 kursi) dan PBB (1 kursi) yang diketuai Andi Rantina Amin.

Sementara fraksi lainnya sesuai dengan nama partainya, seperti fraksi Golkar (4 kursi) diketua Andi Hamzah Pangki, PAN (4 kursi) diketua Andi Zulkarnain Pangki, PKB (4 kursi) diketua Fahidin HDK, Partai Nasdem (5 kursi) diketuai H Syarifuddin, serta partai Gerindra (5 kursi) yang diketua M Bakti.

Adapun PPP yang mampu membentuk fraksi sendiri dengan perolehan enam kursi, mendapat tambahan dari dua partai. Yakni partai Hanura (2 kursi) dan Berkarya (1 kursi). Fraksi PPP diketuai oleh Andi Pangerang.

Ketua sementara DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, setelah agenda pembentukan fraksi, selanjutnya DPRD akan terus menjalankan semua agenda pekerjaan yang telah menanti. Seperti kelengkapan komisi dan pembentukan unsur pimpinan definitif.

“Pembentukan fraksi ini sudah menjadi keharusan agar agenda kerja DPRD bisa dilaksanakan lebih cepat. Termasuk menyelesaikan seluruh agenda penting lainnya,” katanya.

Rijal berharap agar pembentukan fraksi ini juga dapat menjadi bagian dari DPRD Bulukumba untuk terus memacu peningkatan pengawasan terhadap sejumlah agenda kegiatan pemerintah. Seperti agenda pembahasan APBD pokok tahun 2019.

“Kita masih ada beberapa agenda penting lainnya yang harus kita selesaikan. Pelantikan unsur pimpinan definitif dan pembahasan APBD pokok,” ujarnya.

Sumber : Sindonews.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tok! DPR Sahkan Revisi UU KPK Meski Ditolak Habis-habisan

Tue Sep 17 , 2019
KOPEL ONLINE – Jakarta, Di tengah gelombang penolakan, Rapat paripurna DPR siang ini malah menyetujui revisi Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) menjadi UU. Rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah. “Apakah pembicaraan tingkat 2 […]